Memilih Pemimpin

Akhirnya hari ini tanggal 9 April 2012 Pilkada Cagub & Cawagub Aceh dapat digelar setelah tertunda beberapa waktu yang lalu. Kita berharap pelaksanaan Pilkada hari ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar di lapangan dan tidak ada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Sebagai manusia yang bermartabat, kita sangat menginginkan adanya situasi dan kondisi yang kondusif sehabis konflik yang sangat melelahkan selama ini. Hal tersebut dapat terlaksana apabila kita, diantara kita saling menjaga dan bertanggung jawab terhadap essensi dari sebuah pemilihan. Essensi yang paling penting dalam suatu pemilihan adalah ketika masyarakat dapat menggunakan hak pilihan mareka sesuai dengan hati nurani mareka masing- masing, tidak ada unsur-unsur yang dapat memaksa dan mengintimidasinya. Itulah makna merdeka, yaitu manusia sebagai khalifah di permukaan bumi ini, yaitu ketika mareka mampu mengekspresikan keinginan luhur hati nuraninya untuk memilih sesuai dengan keinginannya. Kita belajar dari Allah SWT, Maha Pencipta Yang Menciptakan Manusia, bagaimana memberikan kebebasan kepada makhluk manusia untuk memilih agamanya tanpa pemaksaan..”..tidak ada paksaan dalam beragama karena sudah jelas yang mana yang benar..la iqraha fiddhin..” Jadi, kalau ada unsur-unsur yang ingin menggunakan kehendak melakukan pemaksaan, maka harus dingat, bahwa dia telah bertindak melebihi Tuhan.

Memilih adalah menentukan pilihan. Alternatif pilihan bisa baik dan bisa buruk. Manusia tidak dapat melihat kebaikan itu seutuhnya. Ia hanya mampu melihat, mendengar dan merasa sebatas kelengkapan pancaindera yang dia miliki. Manusia jelas tidak bisa melihat sesuatu yang bersifat ‘ghaib’, termasuk niat baik dan buruk yang ada dihati calon-calon pemimpin yang akan dipilihnya. Oleh karena itu, manusia diajarkan oleh Allah SWT sebelum memilih agar rutin mengadakan komunikasi vertikal dengan PenciptaNya melalui ibadah (sholat wajib, sholat sunnah istikharah, sholat sunnah lainnya, zikir dan berdo’a) memohon petunjukNya untuk diberikan jalan memilih yang tepat (benar). Disamping komunikasi vertikal, juga diperlukan komunikasi horizontal untuk mengetahui sebanyak-banyaknya informasi tentang calon yang akan dipilih beserta rencana program-programnya. Bila memungkinkan ketemu langsung dengan orang-orangnya dan bertatap muka langsung yang dapat melihat raut muka wajahnya ketika berbicara. Kata orang bijak, raut wajah dan mata sulit menipu. Maka dengan demikian, ketika tiba tanggal pemilihan seperti hari ini, hati semakin mantap dengan Bismilllah melakukan pemilihan. Setelah memilih pemimpin semua kita berharap pemimpin tersebut bekerja dengan amanah yang dibebankan masyarakat diatas pundaknya. Bila hal itu terjadi, maka mari kita ta’at (istiqomah) kepada ulil amri (pelaksana kekuasaan) dan kita bersama-sama menjalankan amar makruf nahi mungkar! Agama itu adalah proses, cara dalam mencapai tujuan, bila caranya benar dan baik di mulai dari sejak niat (nawaitu), InsyaAllah akan menghasilkan hasil yang benar dan baik pula.

Hari ini dan hari-hari selanjutnya kita akan selalu dihadapkan pada alternatif pilihan-pilihan untuk memilih. Hari ini tanggal 9 April 2012 di Aceh, selanjutnya di DKI dan ditempat-tempat lain dengan sejumlah tantangan yang berbeda-beda. Memilih pemimpin itu penting , karena pemimpin inilah  yang akan men’drive’ dan bertindak sebagai ‘Imam’ untuk menghidupkan dan menjalankan mesin kenderaan bangsa menuju masa depan sesuai dengan  jalur (track) yang telah dipilih, agar semuanya dapat berjalan lancar  dan  tiba pada harapan dan cita-cita yang diharapkan. Dalam hidup kita sehari-hari  sebenarnya tidak hanya memilih pemimpin, tapi  selalu kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang kadang sangat sulit. Sebagai contoh yang baru saja kita alami, yaitu pilihan untuk menaikkan atau tidak BBM, yang telah menimbulkan sejumlah kontroversi yang berkepanjangan di masyarakat. Tapi kita harus memilih. Pilihan bisa salah dan bisa benar. Ketika pilihan kita salah kita akan mengalami kemunduran yang luar biasa dalam hidup, sebaliknya ketika pilihan kita benar kita akan mengalami progress atau kemajuan yang luar biasa pula. Karena itu, sebelum kita memilih kita harus bertanya, apakah kita sudah melakukan hal-hal untuk memilih dengan benar. Sudahkah kita berkomunikasi secara intense dengan Sang Maha Pencipta manusia-ALLAH SWT-karena Dialah yang Maha Mengetahui sifat-sifat dan karakter dari calon pemimpin yang akan kita pilih. Selamat Memilih!

Jakarta, 09 April 2012

Zulaidin Mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s