Bandara Cermin Budaya Suatu Bangsa !

Pesawat maskapai penerbangan Belanda (KLM) mendarat di Bandara Schiphol Amsterdam sekitar jam 7 pagi hari waktu Belanda. Udara sedikit berkabut, cuaca tidak terlalu dingin begitu di luar pada pagi itu tanggal 11 April 2011,kira-kira sekitar 18-20 derajat Celcius. Bagi kami pengalaman pertama menginjakkan kaki di negeri Belanda (bandara Schiphol) pasti sangat mengesankan. Begitu pesawat yang kami tumpangi mendarat, pertama pasti melihat keluar melalui jendela situasi bandara Schiphol yang luas itu. Bandara Schiphol termasuk salah satu bandara yang menjadi gerbang utama masuk ke negara-negara di daratan Eropa. Schiphol merupakan sebuah terminal besar yang dibagi atas 3 bagian utama dan memiliki kurang lebih 7 landasan pacu dan merupakan terminal operasional penerbangan KLM. Apa yang menjadi kesan pertama bagi kami adalah bagaimana kondisi fisik Bandara dari suatu negara, yang bisa langsung dapat kami rasakan. Keindahan bangunan (design arsitektur) dari bandara, keadaan dan situasi lingkungan sekitarnya. Keindahan, kebersihan, keteraturan, ketertiban, kenyamanan, keamanan dan lain sebagainya. Selanjutnya pelayanan (custumers services) dari Petugas-petugasnya dan fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk melayani penumpang yang datang dan pergi maupun yang transit. Termasuk tempat peribadatan bagi penumpang yang mau melaksanakan peribatan sesuai dengan agama/keyakinan yang dianut. Keadaan tersebut walau sekilas paling tidak telah bisa tercerminkan, bagaimana sebenarnya karakter, watak dan budaya dari bangsa tersebut. Kesan pertama kami adalah luar biasa dalam hati, semua yang terlihat secara sempurna secara fisik, begitu indah, bersih, tertib nyaman, aman dan lain sebagainya.

IMG_0998

Begitu selesai dari imigrasi dengan bagasi masing langsung menuju ke gate KLM ke Barcelona dan enaknya di negara Eropa untuk memasuki ke negara Uni Eropa yang lain Spanyol, tinggal diperiksa di imigrasi bandara yang sama kemudian di Barcelona sudah tidak diperiksa imigrasi lagi. Dan kami itu langsung antri pemeriksaan barang dan badan digeladah semuanya (termasuk jam, tali pinggang harus dibuka) untuk di X ray, report memang apalagi bagi wanita yang memakai busana tertutup aurat. Kami melihat di didepan ada wanita Muslimah kerepotan membuka pakaian jaketnya, tas hand bag dan bawaan lainnya. Ketika selesai harus hati-hati sekali jangan ada barang yang tertinggal atau lupa diambil kembali. seperti hp, jam tangan dan barang-barang kecil berharga lainnya. Walaupun mungkin tidak hilang akan tetapi pasti sangat merepotkan, bukan?!

Bandara Schiphol Amsterdam- El prat Barcelona
Bandara adalah Salah Satu Gerbang Pintu Masuk Suatu Negara, Kondisi Bandara Dapat Mencerminkan Kondisi Budaya Suatu Bangsa (@ Bandara El prat  Barcelona)

Bandara Internasional Barcelona -El Prat (Kode IATA :BCN), atau dalam bahasa Katalan Aeroport de Barcelona-el prat, letaknya sekitar 12 km (7,2 mil) di sebelah Barat Daya dari Kota Barcelona. Sekitar 3 km dari pelabuhan peti kemas daerah mediterania Barcelona. Bandara ini merupakan bandar kedua terbesar di Spanyol setelah Madrid Barajas Airport yang letaknya di tepi laut. Bandara ini terbagi atas 2 Terminal (T) utama, T1 dan T2 yang terpisah agak jauh membutuhkan shuttle bus kurang lebih 10 menit perjalanan. Bandara T1 baru dibuka tahun 2009 yang diperuntukkan untuk penerbangan internasional, sedangkan T2 untuk penerbangan dekat dengan pesawat yang lebih kecil semacam easy jet. T1 diperlengkapi dengan 5 area boarding (A,B,C,D & E). Menurut sumber (www.aena-eropuertos.es) pada tahun 2011 jumlah penumpang tercatat di bandara ini sejumlah 34,398,226 orang lebih tinggi 15 % diatas tahun sebelumnya.

Mau melihat bagaimana sebuah bangsa mengurus dan mengelola dengan baik suatu fasilitas yang bersifat untuk kepentingan umum, maka datanglah ke negara mareka. Begitu masuk dari pintu gerbangnya (bandara) sudah terlihat, bagaimana citra atau cerminan suatu bangsa dengan budaya bersih, tertib, aman dan nyaman bagi pengunjung atau tamu-tamunya, sehingga si tamu ketika pulang kembali ke negaranya masing-masing akan bercerita tentang sesuatu kesan yang indah yang dialami di negara yang baru saja dikunjunginya. Tak terkira hasil yang akan dipetik, bahwa orang-orang yang mendengar cerita yang indah itu dari mulut ke mulut menjadi promosi yang ampuh kepada teman-temannya yang lain dan tambah ramai yang penasaran ingin mengunjungi negara tersebut. Itulah kesan yang diberikan dampak dari pengelolaan tempat-tempat kepentingan publik secara baik, akan menghasilkan devisa yang lebih banyak bagi negara tersebut. maka tidak usah heran kenapa dari tahun ke tahun semakin banyak yang ingin berkunjung dan berwisata ke negara-negara seperti Belanda, Spanyol, Perancis, Inggris, Jerman, Italia dan lain sebagainya di Eropah karean memang mareka sangat menjaga citra sesuatu tempat yang bernama fasilitas umum (public facilities) seperti Bandar Udara.

Melihat pengelolaan fasilitas umum termasuk tempat rekreasi di negara lain kita jadi iri pada fasilitas umum dan tempat-tempat rekreasi wisata di negeri kita sendiri. Kita harus akui bahwa budaya bangsa kita tentang kebersihan, keindahan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban masih jauh dari yang masyarakat umum harapkan, yang terlihat kebanyakan malah kebalikannya. Kita harus banyak bersabar memang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s