AGAMA

Dalam realitas kehidupan yang ada  makhluk manusia mempunyai agama atau keyakinan/kepercayaan akan Tuhan yang beragam. Tuhan  sesuatu yang mendominasi pemikiran manusia, yang mempunyai kekuasaan Maha Super, yang menyebabkan manusia tunduk dan patuh kepada sesuatu tersebut baik secara rela maupun terpaksa. Dari keyakinan akan Tuhan melahirkan ritual pemujaan dengan ibadah tertentu seperti pemujaan pada benda-benda, pemujaan arwah leluhur, benda-benda alam seperti matahari, bulan dan lain sebagainya termasuk pemujaan terhadap makhluk ghoib yang dianggap Tuhan itu,  arwah, roh, dewa-dewi dan sebagainya.

Secara garis besar keyakinan atau agama manusia dapat dikategorikan menjadi 2 , yaitu agama Samawi (Langit) dan Agama Ardhi (Bumi). Agama Samawi atau agama langit adalah agama yang dianut/diyakini umat manusia berdasarkan keyakinan akan wahyu melalui kitab suci yang diturunkan melalui utusan Tuhan yang disebut Nabi-nabi dan Rasul-rasul.  Nabi adalah utusan Tuhan kepada suatu kelompok, kaum atau kafilah pada masa yang lalu. Sedangkan Rasul adalah utusan Tuhan untuk umat manusia seluruhnya. Nabi dan Rasul dapat merangkap sebagai utusan kepada kaum, kelompoknya juga sekaligus utusan kepada umat manusia seluruhnya seperti Nabi & Rasul Muhammad SAW.

Dari agama  wahyu yang terbesar yang diyakini manusia ada atau  termasuk didalamnya  adalah Agama Islam, Kristen  dan Yahudi. Dari ketiga agama besar tersebut terjadi beberapa aliran atau kelompok lagi dengan perbedaan pemahaman akan Tuhan dengan kitab suci yang diyakini dan cara -cara pemujaannya.

Sedangkan Agama Ardhi (bumi) adalah agama atau keyakinan yang dianut umat manusia berdasarkan pada keyakinan dari hasil perenungan dan pengalaman batin manusia yang panjang (kontempelasi) pemikiran  diparaktekkan dalam karya dan budaya oleh tokoh penganjurnya dan diajarkan secara turun temurun, dalam kelompok ini digolongkan agama Hindu, Budha, Kong Hucu dan lain sebagainya.

Menilik akan kepercayaan terhadap Tuhan yang disembah, maka agama dapat dibedakan atas  (1) Menyembah Tuhan yang satu atau Esa (Monotheisme) kedalam kategori ini masing penganut terutama penganut agama besar Islam, Kristen dan Yahudi meng’claim’ mareka menganut kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa.  Dalam hal tersebut banyak pertentangan diantara pemeluknya masing, karena ketiga agama ini sebenarnya mempunyai ‘akar yang sama’, ada hal-hal yang sama dalam ajaran dari kitab sucinya masing-masing.  (2) Menyembah Tuhan lebih dari satu (Polytheisme), agama atau keyakinan dengan banyak Tuhan, dapat berupa Dewa-dewa seperti agama Hindu ada Dewa Brahmana, Syiwa,  Wishnu dan Sudra dan seterusnya.

Secara umum agama/keyakinan memang mengajarkan kebaikan bagi manusia dan untuk alam sekitarnya untuk agar umat manusia hidup dengan baik dan sukses. Nilai-nilai universal ini di miliki oleh semua agama dan lahir dari sifat-sifat manusia sendiri sebagai makhluk yang diberikan akal pikiran yang lebih oleh Yang Maha Kuasa lebih sempurna dari makhluk lainnya di alam biotis maupun abiotis. Karena ada nilai-nilai kesamaan tersebut oleh sebagian manusia secara ‘ceroboh’ langsung mengambil kesimpulan, bahwa “semua agama itu sama karena semuanya mengajarkan untuk kebaikan manusia”

Manusia adalah makhluk pencari kebenaran, ia dalam perjalanan hidupnya didunia belajar menuntut ilmu pengetahuan, menghasilkan karya cipta baik yang berwujud (benda) maupun tak berwujud (idealogi, filsafat, teori-teori ilmiah) yang merupakan ilmu pengetahuan  & teknologi (iptek). Dalam perjalanan belajar dan menela’ah alam manusia yang benar-benar mencari kebenaran dengan hati yang tulus sucinya akan diyakini dapat menemukan Tuhan mana yang dipilih untuk disembahnya. Tuhan akan menuntun makhluknya bagi mareka yang serius mencari kebenaran yang cenderung hatinya kepada kebenaran, sesuai dengan sifat atau fittrah yang dimiliki manusia itu sendiri.

Bagi manusia yang serius mencari kebenaran sebenarnya  dia akan dapat menguji atau mempertanyakan  (1). Apakaah Tuhan itu ada? Dengan teori -teori dan akal pikiran dan belajar kitab-kitab suci yang ada akan dapat mengambil kesimpulan, apakah Tuhan itu ada atau tidak (2). Kalau sudah ada kesimpulan pada Tuhan itu ada, maka Tuhan yng bagaimana yang berhak dan patut disembah oleh manusia? Untuk mendalami Tuhan yang mana yang patut untuk disembah manusia maka harus mempelajari masing-masing agama atau keyakinan yang ada -yang dianut umat manusia itu dengan kajian ilmiah (bisa diterima akal) diantaranya di mulai dari Konsep Ketuhanannya,sejarah wahyu dan kitab sucinya, Rasul-Nabi atau yang menjadi Penyampai Risalah, keotentikan wahyu atau ayat-ayatnya serta praktek-praktek contoh ummat yang telah menjadi suri teladan. 

Demikian sedikit pengalaman penulis terkait dengan keyakinan/agama yang diyakini manusia, sehingga apa yang diyakini tidak hanya sekedar ikut-ikutan atau warisan dari orang tua turun temurun padahal mungkin belum tentu benar.  Beragama bukan masalah yang sepele  seperti masuk suatu organisasi hari ini masuk besok boleh keluar, suka-suka hati. Atau karena jatuh cinta antara remaja, karena cinta beralih keyakinan akan Tuhan yang disembah. Demikian juga beragama bukan masalah iman kepada Tuhan yang tidak masuk akal (rasional) karena akal sendiri ciptaan Tuhan dan dengan akal dan ilmu kita meyakini manusia akan menemukan Tuhan yang dicarinya. Beragama masalah keyakinan akan Tuhan yang sebenarnya yang harus kita sembah sehingga kita tidak salah dalam menyembah Tuhan yang mempunyai implikasi kita tersesat dan tak memperoleh syurga atau nirwana yang dijanjikan Tuhan di kemudian hari (Hari Pembalasan atau Kiamat).

Karena manusia makhluk pencari Tuhan, pencari kebenaran dan kebenaran yang dicari manusia adalah kebenaran yang berasal dari Tuhan yang sebenarnya (Yang Maha Pencipta,  Yang Absolut/Yang Mutlak Kebenarannya). Manusia akan merasakan tenang, damai dan bahagia kalau dia sudah menemukan kebenaran dari Tuhan yang dicarinya. Semoga lebih banyak manusia yang menemukan Tuhan yang dicarinya. In Shaa Allah!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s