PENGALAMAN

Pengalaman Adalah Guru yang Terbaik

The Experience is the best Teacher.  Itulah kalimat yang sering kita dengar diucapkan ketika kita berbicara tentang pengalaman. T’he best teacher yang bagaimana ? Apakah seseorang yang mempunyai banyak pengalaman akan menjadi bekal jaminan bahwa seseorang itu akan berhasil atau sukses. Belum tentu, bukan?  Ya, pengalaman yang banyak belum tentu akan memberikan manfaat bagi seseorang kalau dia tidak pernah belajar dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai guru terbaiknya. Guru terbaik pasti akan mengajarkan muridnya menjadi murid terbaik pula.

Hidup manusia dari kecil mulai dari ayunan merupakan proses belajar yang berlangsung terus menerus sampai usia dewasa, tua dan meninggal. Belajar dari ayunan sampai keliang lahat, masuk ke kubur.  Dengan belajar dalam bahasa agama ‘Iqra’ manusia menjadi pintar, mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berharga untuk mengarungi hidup di dunia ini.  Untuk belajar manusia tidak mengenal usia. Baik usia muda atau usia tua tidak menjadi soal. Tapi bagi sebagian orang masalah usia sangat berpengaruh, mungkin sudah menimbulkan rasa malu diri dan rasa malas terkait dengan kondisi fisik dan lain sebagainya. Tapi sebagian yang lainnya sangat anthusias dalam belajar sampai usia tuapun masih ingin meraih cita-citanya yang tertunda, misalnya untuk menjadi seorang sarjana dan lain sebagainya. Sebenarnya yang ideal adalah, semakin banyak yang sudah dipelajari dan mempunyai ilmu dan pengalaman yang segudang untuk bisa di ‘sharing’ kepada orang lain dengan mengajarkannya. 

Menuliskan ilmu dan pengalaman yang banyak itu dalam bentuk tulisan, buku dan lain sebagainya agar dapat dibaca oleh orang lain merupakan sesuatu yang tidak ternilai harganya. Bila itu diniatkan untuk mengamalkan ilmu dan pengalamannya akan mendapatkan pahala yang tidak habis, apabila dibaca dan diamalkan oleh orang lain. Dengan cara demikian ilmu itu diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya sampai sekarang ini penemuan-penemuan dan pengalaman dari penemu/ilmuan dan penulis-penulis begitu banyak yang berkembang dn di implementasikan dalam budaya hidup manusia.              

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s